
Bersama Kita Bisa !!!






Sebagai bagian dari program pembiasaan peduli lingkungan dan pembelajaran kontekstual, sekolah menyelenggarakan kegiatan penanaman Aloe Vera bersama seluruh peserta didik. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam serta mengenal manfaat tanaman herbal dalam kehidupan sehari-hari.
Aloe Vera atau lidah buaya dipilih karena merupakan tanaman yang mudah ditanam, memiliki daya tahan tinggi, serta kaya manfaat. Selain berfungsi sebagai tanaman penghijau, aloe vera juga dikenal sebagai tanaman obat keluarga (TOGA) yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan kulit, pencernaan, hingga bahan dasar produk kecantikan. Dengan menanam aloe vera di lingkungan sekolah, peserta didik diharapkan semakin peka terhadap kekayaan hayati yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diawali dengan penjelasan guru mengenai teknik dasar menanam dan merawat aloe vera, dilanjutkan dengan praktik langsung menanam bibit ke dalam pot maupun lahan terbuka yang telah disiapkan. Siswa dibagi dalam kelompok kecil agar semua terlibat aktif mulai dari menyiapkan media tanam, melakukan penanaman, menyiram, hingga menata tanaman di sudut-sudut hijau sekolah.
Selain melatih keterampilan bercocok tanam, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai penting seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Tanaman yang sudah ditanam nantinya akan dirawat secara bergilir oleh siswa, sehingga tumbuh rasa memiliki dan kebersamaan dalam menjaga hasil kerja mereka.
Melalui kegiatan penanaman aloe vera ini, sekolah berharap dapat menciptakan suasana belajar yang lebih hijau, sehat, dan inspiratif. Lebih dari itu, peserta didik juga memperoleh pengalaman nyata bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab orang lain, tetapi bisa dimulai dari diri sendiri dengan langkah kecil yang berdampak besar.

Sebagai upaya untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus mengurangi limbah organik, sekolah mengadakan kegiatan pembuatan manisan kulit jeruk pamelo bersama peserta didik. Kulit jeruk pamelo yang biasanya dianggap sebagai sampah ternyata dapat diolah menjadi camilan manis, segar, dan bernilai ekonomis tinggi.
Kegiatan ini dimulai dengan penjelasan guru mengenai manfaat jeruk pamelo serta potensi pengolahan limbah kulit buah menjadi produk bernilai guna. Peserta didik kemudian melakukan praktik langsung, mulai dari membersihkan dan memotong kulit jeruk, merendamnya untuk mengurangi rasa pahit, hingga merebus dan menambahkan gula agar terbentuk manisan yang lezat.
Selain belajar teknik pengolahan pangan, siswa juga dikenalkan pada prinsip edukasi lingkungan yaitu memanfaatkan kembali bahan yang sering terbuang. Dengan cara ini, mereka memahami bahwa sampah organik bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat, bahkan menjadi peluang usaha kreatif.
Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh keterampilan memasak, tetapi juga belajar nilai penting seperti kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Manisan kulit jeruk pamelo yang dihasilkan pun dapat dinikmati bersama, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa inovasi sederhana bisa memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Hari ini Senin, 2 Juni 2025 tepat pukul 10.00 WIB telah dilaksanakan penyampaian pengumuman hasil belajar / kelulusan siswa kelas IX tahun pelajaran 2024/2025.
Dari total siswa sebanyak 24yang terdiri dari Siswa Laki laki = 14 dan siswa Perempuan = 10 siswa. Berdasarkan Kriteria kelulusan yang tertuang dalam SK Kepala SMP Negeri 2 Sukomoro, bahwa seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Sukomoro tahun pelajaran 2024/2025 dinyatakan LULUS Semua (100%).
Selamat kepada seluruh siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Sukomoro tahun pelajaran 2024/2025 yang telah menyelesaikan pendidikannya di SMP Negeri 2 Sukomoro dengan baik semoga kalian semua dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya baik di SMA maupun SMK yang kalian inginkan,
Sekali lagi Selamat dan Sukses untuk kalian Semua. Selalu jaga nama baik Almamater kalian.
LAMPIRAN: Pengumuman Kelulusan Kelas IX



Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 2 Sukomoro
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu program sekolah untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. SMP Negeri 2 Sukomoro melaksanakan kegiatan tersebut pada hari Senin (23/09/2024) bertempat di Mushola yang diikuti oleh seluruh warga sekolah.
Kegiatan peringatan maulid tahun ini diselenggarakan dengan Tema “Meneladani Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabat R.A untuk Hidup Lebih Bermakna dan Berkah dalam Setiap Langkah”.
Dalam acara tersebut seluruh warga sekolah yang hadir bersama-sama membaca Tahfidzul Qur’an. Acara dilanjutkan dengan Tauziah terkait kisah Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Bapak Sofian selaku guru agama dan diakhiri dengan tanya jawab. Siswa -siswi sangat antusias dalam menjawab pertanyaan yang diberikan karena ada doorprize yang dibagikan. Perayaan Maulid merupakan bentuk kebahagiaan atas datangnya sang penolong dan peringatan, Rasulullah Muhammad SAW yang pada senin 12 Rabi’ul Awal telah lahir ke dunia.
Harapan dari terlaksananya peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah dapat menyatukan warga sekolah dengan iman dan kebahagiaan lahirnya sang panutan, Rasulullah Muhammad SAW.

Pelaksanaan ANBK 2024 diikuti oleh siswa siswi kelas 8 SMP Negeri 2 Sukomoro yang dilaksanakan pada tanggal 9-10 September 2024. ANBK dilaksanakan secara online dalam satu sesi dengan jumlah peserta sebanyak 34 siswa. Hari pertama terdapat 2 subtest yang diujikan, yaitu Literasi dan Survei Karakter, sedangkan pada hari kedua tentang Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Pelaksanaan ANBK berjalan dengan tertib, lancar dan sukses.

SMPN 2 Sukomoro mengikuti pelaksanaan Gladi Bersih ANBK 2024 Gelombang 1 pada hari Senin s.d. Selasa, tanggal 2 s.d. 3 September 2024. Pelaksanaannya dilakukan secara online dan dibagi dalam 2 sesi yang diikuti oleh 34 siswa.
Sesi 1: 07.30 – 09.40 WIB
Sesi 2: 10.40 – 12.50 WIB
Pada hari pertama ada 2 subtest yang diujikan, yaitu Literasi dan Survei Karakter. Sedangkan pada hari kedua, yaitu Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar (Surlingjar).
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membiasakan siswa mengenal aplikasi ANBK 2024 baik fitur maupun cara mengerjakan, serta analisis kemungkinan soal yang akan dihadapi sehingga nantinya sudah terbiasa. Dengan demikian, gladi bersih ANBK memberikan kesempatan kepada sekolah untuk mengidentifikasi segala kemungkinan kendala dan kekurangan yang mungkin terjadi saat pelaksanaan serta melakukan perbaikan yang diperlukan.